5.12.2011

Day 2 - It's only by Your grace








Thank You Jesus…Jesus…
Jesus…Thank You Jesus…
It’s only by Your grace, that I could live today…
Forever I will praise Your name…

Ini adalah penggalan lagu yang masih terngiang di otak saya. Saya menyanyikannya bersama dengan komunitas paduan suara saya, tadi, sebelum latihan dimulai.

Mungkin bagi beberapa orang lagu ini adalah lagu rohani biasa. Enak didengar karena lagunya memang bagus. Buat saya tidak. Setiap kata memuat rasa syukur. Syukur karena saya masih bisa hidup tanpa berkekurangan sampai hari ini.

Pagi hingga sore tadi, tidak banyak yang saya lakukan di rumah. Terbersit sedikit rasa bosan. Sempat saya bersungut-sungut. Sambil memutar otak. Apa yang harus saya lakukan supaya waktu cepat berlalu. Saya lupa bahwa di luar sana orang berjuang untuk mendapatkan keleluasaan seperti yang saya miliki sekarang.

Saat hujan mengalir deras, saya pun ikut “diguyur”. Hidup ini bukan untuk mengurusi perkara bosan saja. Hidup cukup dan nikmat tanpa harus berpanas-panas ria di jalanan seperti gelandangan, duduk manis sambil menyeruput minuman favorit sembari bersantai di depan televisi, berbaring tanpa beban di peraduan kesayangan, harusnya menjadi alasan yang bonafit untuk tidak berkeluh.

Manusia saya sering tidak sadarkan diri. Hanya ingin yang instan. Hanya ingin mencapai orgasme kehidupan tanpa proses.

Saat lagu tadi kami kidungkan bersama, saya kembali pada rasa syukur saya. Kalau bukan karena Kasih AnugerahNya, saya bahkan tidak akan tahu apa itu rasa bosan. Karena saya tidak punya kesempatan untuk hidup.

-Jakarta, Mei 2011, V-

No comments:

Post a Comment